Rabu, 26 Oktober 2016

Keindahan di Tegalalang Rice Terrace



Seperginya kami dari Penelokan Kintamani masih harus melanjutkan perjalanan pulang ke Petitenget untuk balik ke Hotel. Tapi saat kami melewati Tegalalang Rice Terrace, Mba Wina mau berhenti sejenak untuk mengabadikan view disana. Kondisi saat itu sedang mendung dan sepertinya akan turun hujan. Saya awalnya menolak untuk berhenti karena pemandangannya hanya sawah aja. Tapi Mba Wina tetap mau berhenti sejenak. Yasudahlah kita berhenti dulu, Itung-itung istirahat biar gak capek banget. 

Saat berhenti disana banyak sekali bule yang berkeliaran dan memakai Topi Caping dari bambu. Bahkan ada yang memakai dress loh untuk sekedar foto disana. Memang yang saya suka dari Tegalalang ini adalah persawahan yang bertingkat dan tertata rapi. Padi menghijau begitu indahnya., air mengali sangat jernih, Banyak saung yang berjajar di persawahan dan terakhir adalah kita dapat menyaksikan keindahan itu dari ketinggian pula. Tapi sayangnya kondisi saat itu sangat gelap. Jadi tidak ada cahaya yang menyinari padi itu. Banyak sekali pengunjung yang turun kebawah. Saya juga ingin turun kebawah tapi kaki sudah gak kuat untuk berjalan kaki lagi. jadi kami hanya foto di atas saja.






Tegalalang Rice Terrace mengundang banyak sekali pengunjung untuk berfoto dengan menggunakan gaun. Pernah gak sih kalian terpikirkan untuk foto ditengah sawah dengan mengenakan gaun? Saya sih belum pernah sama sekali terpikirkan seperti itu. Kebayang dong ribetnya bawa diri ke tengah sawah apalagi harus mengenakan dress panjang ngejuntai di tengah sawah. Memang hanya di Tegalalang Rice Terrace lah semua itu bisa terjadi.

Kisah romantis bagi para pasangan wisatawan sangat terlihat jelas. Mereka senang dengan melihat keindahan persawahan disana. Mungkin dinegara mereka sangat jarang ada pemandangan seperti di Tegalalang. Mengabadikan moment seperti itu dengan cara berfoto mengenakan gaun sembari membawa panggulan padi lengkap dengan topi capingnya.

Mament bilang artis FTV foto bareng cewek rock & roll hahaha



Rojack orang pertama yang saya kenal di Bali

Mament temennya Rojack yang juga menemani kami selama di Bali

Tak lama kami istirahat disana karena dalam waktu yang cepat rintikan hujan pun mulai membasahi jalanan. Kami pun langsung bergegas ke motor dan mengenakan jas hujan. Bali memang sedang musim labil a.k.a kadang hujan, kadang berawan dan kadang juga cerah. makanya kami tidak bisa telalu lama disana.

Perjalanan masih jauh, belum lagi macet selalu jadi santapan perjalanan kami. Untungnya kita menggunakan motor jadi walaupun macet masih bisa nyelip-nyelip. Kebayang kan kalau kita bawa mobil, Sudah pasti waktu habis dijalan gegara macet.

Saat saya diboncengin memang saya terasa kantuk dan hampir saja bablas ketiduran. Helm yang saya kenakan pun berkali-kali menubuk helmnya Rojack. Yah memang mata sudah tidak kuat diajak kompromi. Maunya merem mulu sepanjang dijalan. bahkan Mba Wina pun sampai tukeran bawa motor gegara Mament hampir berkali-kali mau nabrak motor orang. Makanya mereka bertukaran tempat. Saat ditengah jalan pun Mba Wina minta tukeran karena gak sanggup bonceng Mament yang hampi ketiduran selama dijalan. Makanya kami pun bertukar tempat. Walhasil karena saya kalao dibonceng juga ngantuk. jadi saya yang bawa motornya dan Mba Wina saya boncengin.




Perdana saya keliling Bali menggunakan motor dan saya yang bawa. Asiiikkk banget karena beberapa kali kami melewati jalan sepi dengan pemandangan pematang sawah. Disanalah saya bisa kebut-kebutan. Hihiii...Jangan ditiru yah. Maklum norak karena udah lama banget gak bawa motor, Soalnya SIM saya sudah expired dari 3 tahun yang lalu.

Tak terasa kami pun sudah sampai di Petitenget yang tidak pernah lepas dari kemacetan. Begitu kami sampai, Rojack dan Mament tidak mampir dulu untuk sekedar istirahat sejenak di lobby hotel. Melainkan mereka melanjutkan perjalanan pulang ke Tabanan. Kami pun berpisah di depan hotel dengan mereka. Thank you so much Rojack dan Mament yang sudah menemani kita dalam perjalanan menuju Gunung Batur. Semoga dilain kesempata kita bisa bertemu kembali dan melakukan perjalanan baru di tempat yang baru pula. See you guys!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please Comment and Follow ya guys ^.^

FANPAGE FACEBOOK

Twitty

Contact Us


Haloha...Jika kalian menemukan kendala atau masalah dengan Blog Untold Story. Kalian bisa menghubungi kami dengan mengisi Contact Form dibawah ini. Apabila ada sesuatu yang ingin ditanyakan atau ingin bekerja sama dengan kami. Dengan segera mungkin kami akan cepat tanggap dan menyediakan waktu untuk anda. Kami juga menerima kritik dan saran yang membangun agar Blog Untold Story dapat berkembang lebih baik lagi. Terima Kasih 


Name :

Email: *

Message: *



Hubungi Kami :
Nama : Dian Juarsa
Email : dianpjuarsa@gmail.com
Phone : 0813 222 030 93