Rabu, 15 Januari 2020

Diary Kehamilan Trimester Pertama Dian Juarsa


Akhirnya baru mulai merencanakan Diary Kehamilan Pertama saat usia kandungan sudah 12 minggu. Sempat mau tulis di buku sih tapi karena belum lama kebanjiran dan banyak buku diary saya yang ikut terombang ambing dengan air banjir. Jadilah saya memutuskan untuk menulis Diary Kehamilan di Blog saja.

Kali saja dari apa yang saya alami dan saya rasakan bisa jadi bahan informasi buat teman-teman yang juga sedang mengalami perubahan fisik dan emosi secara signifikan. Biasanya kita gak sadar akan perubahan yang terjadi, tapi orang terdekatlah yang menyadari perubahan yang kita alami.

Sekarang kita mulai yah Diary Kehamilan Trimester Pertama di tiap minggunya :

WEEKS 5

  • Aplikasi P Tracker menyatakan kalau saya sudah telat haid selama 4 hari.
  • 19 November 2019 beli testpack, Apa jangan-jangan sedang hamil dan ternyata hasilnya menunjukkan dua garis merah.
  • 20 November 2019 Memberanikan diri untuk nyusulin suami di Kantor Pajak sembari bawa testpack yang sudah tersusun rapi di dalam kotak.
  • 22 November 2019 Langsung ke dokter untuk memastikan apakah benar sedang hamil atau tidak. Setelah USG Transvaginal benar saja dengan usia kandungan 5 weeks.
  • Setelah periksa ke dokter hanya dikasih vitamin Folavit 400mg. Dokter tidak memberikan obat penguat janin karena tidak ada keluhan.
  • 22 November 2019 langsung hunting baju hamil di shopping online hihiiii...
Pertama kali di USG Transvaginal


WEEKS 6 

  • 24 November 2019 Berkunjung ke rumah orang tua untuk kasih info kalau tahun depan akan kedatangan cucu pertama di rumah.
  • Mulai merasakan Morning Sickness tapi bukan karena cium aroma parfum suami melainkan aroma makanan.
  • Setiap ke kantin di kantor pasti bawaannya mual, belum muntah karena masih bisa ditahan.
  • Morning Sickness semakin menjadi karena sehari muntah bisa sampai 8 kali bolak balik ke toilet
  • Sekali muntah bisa keluar muntah sampai 3 kali. Bayangkan saja kalau bolak balik toilet saja sampai 8 kali berarti saya muntah bisa sampai 24 kali

WEEKS 7

  • Morning Sickness tidak menunjukkan perubahan sama sekali melainkan semakin bertambah saat beli makanan dengan menu ikan patin. Baru juga cium aroma makanannya saja sudah langsung muntah
  • Akhirnya memutuskan beli buah seperti pepaya, apel dan buah naga. Ternyata dari ketiga buah itu tetap saja masih muntah
  • Terpaksa banyak minum air putih. Biasanya sehari bisa minum air putih sampai 8 gelas. Tapi saat trimester pertama baru segelas minum air putih langsung muntah.
  • Akhirnya mencoba untuk minum teh hangat, ternyata tidak muntah sama sekali. Bisa dibilang minggu ini masih terbilang aman

WEEKS 8

  • Hunting dress hamil lagi, tapi bedanya bareng sama suami 
  • Hunting pakaian dalam lewat shopping online
  • Mulai mengumpulkan foto perubahan perut setiap minggunya. Walaupun belum menunjukkan perbedaan apapun. Hahahhaa...
  • Morning Sickness mulai berkurang dari 8 kali menjadi 5 kali saja bolak balik ke toiletnya.
Dress pilihan suami tapi terlalu pendek gak jadi beli deh

WEEKS 9

  • Berkunjung ke rumah orang tua minta dimasakin sayur bayam. Sayangnya habis makan malah muntah lagi.
  • Diintilin keponakan bernama Mika, rasanya macam sudah punya satu anak karena kemana pun saya pergi diintilin. Bahkan mau pipis, mau pup sampai mandi pun diintilin juga.
  • Setiap makan coklat, susu coklat dan apapun yang serba coklat selalu muntah. Padahal coklat kesukaanku.

WEEKS 10

  • 1 January 2020 awal tahun kebanjiran di kostan seluas 4x4 meter. Semua barang di kostan habis terkena banjir mencapai sedada orang dewasa (120 cm).
  • 2 January 2020 pesan hotel di Bangka malah mati lampu. Walhasil ditraktir kaka ipar menginap di hotel bareng sama keponakan Mika yang ikut bobo bareng di kasur tapi gak jadi karena suami saya tidurnya ngorok karena kecapean hahahaa...
  • 3 - 4 January 2020 pindah hotel lain yang dekat dari kostan karena sekalian mindahin semua barang untuk segera mungkin pindah dari kostan itu.

WEEKS 11 

  • 5 January 2020 Morning Sickness semakin parah dan akhirnya harus dibawa ke IGD RS Pertamina untuk di cek kondisinya.
  • 6 January 2020 Ternyata saya terkena Hipermesis Gravidarum atau kata lainnya adalah dehidrasi. Saking tidak ada makanan yang terisi di dalam perut namun mutah semakin menjadi dan keluar cairan kuning yang sangat banyak.
  • 7 January 2020 setelah menghabiskan 7 cairan infus, kontrol dokter untuk USG akhirnya dinyatakan boleh pulang ke rumah.
  • Kondisi baby di dalam perut alhamdulillah normal dan tidak terjadi apapun dengan kondisi janin

WEEKS 12

  • Sementara waktu pindah ke rumah mertua sampai menemukan kontrakan baru yang tidak banjir.
  • 14 January 2020 Timbul bercak darah setelah buang air besar untuk pertama kalinya. Sebelumnya sudah pernah kontrol dan dikasih obat Ardium 500mg.
  • 15 January 2020 Mulai konsumsi jus beetroot dan apel lagi setelah berbulan-balun vacum karena malas.
  • Mencoba makan ikan cakalang dan sayur brokoli. Berharap tidak muntah dan suami bilang gak akan muntah karena dia suka makanan itu. Ternyata bener dong #sigh anak bapake banget ini mah (-___-")
  • Akhir-akhir ini sering merasakan pusing yang luar biasa. 

Sekian sudah pengalaman selama 13 minggu di Trimester Pertama yang begitu banyak sekali rintangannya. Apalagi perubahan bentuk tubuh dan emosional yang naik turun sehingga membuat hubungan rumah tangga seperti di uji kesabarannya.

Beruntungnya saya tidak pernah ngidam yang terlalu aneh sih. Palingan setiap sore selalu banyak permintaan beli makanan ini itu saja dan bikin suami jadi kewalahan karena capek setiap pulang kantor harus beli makanan keinginan istrinya yang sedang ngidam.

Cheers,
15 January 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yuk ah komen daripada cuma sebarin Spam

Copyright 2012 Dian Juarsa. Diberdayakan oleh Blogger.