Senin, 30 Desember 2013

Camping Pulau Semak Daun

Dari dulu saya ingin sekali merasakan suasana holiday yang berbeda. Seperti kemping di Pulau. Karena terakhirnya saya merasakan kemping, waktu saya masih kelas 5 SD. Itu pun pas Pramuka lagi hits banget. Akhirnya saya cari tau dari twitternya @openstrip.
Kali aja ada salah satu travel agent yang mengadakan kemping di Pulau. Daannn BBM saya pun bunyi "Di...Ikut gw nge-camp yuk di Pulau Semak Daun". Tanpa ba bi bu saya pun mengiyakan ajakan Edo untuk kemping di Pulau Semak Daun. Tapi sebelumnya saya menanyakan tanggal diadakannya dan harga yang harus dikeluarkan berapa. Dan pas sekali, Edo mengadakan trip ini pada tanggal 28 Desember 2013 sebesar Rp. 200.000. Buat kalian yang mau tanya info trip ke Pulau Semak Daun bisa hubungi ARJ Adventure 0812 9712 3708.

Setelah panjang chit chat dengan edo. Dia pun bilang untuk bareng ke Muara Angke bersama temannya yang bernama Anang. Seneng banget dong gw. Ternyata ada juga yang mau ikut trip dari wilayah tempat tinggal yang sama yaitu Ciledug. Langsung saya pun minta contact Anang. Akhirnya kami pun sepakat untuk janjian di perempatan Ciledug pukul 05.15 AM. Tapi yang namanya orang Indonesia, ya pasti ngaret lah yaaaa. Anang and the genk datang pukul 05.40 AM. Untung saya belum sempat stop-in taksi. hehehe...

Here We GOooooo....
Camping at Semak Daun

Tepat pukul 07.00 AM kami pun naik kapal Pesona Alam menuju Pulau Pramuka. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan menuju Pulau Semak Daun menggunakan kapal kecil. Perjalanan menuju Pulau Pramuka memakan waktu 2 setengah jam. 

 kak Julie, Kak Yunie, Kak Delly, Manda dan Dian

 Dian dan Vocalist Saykoji #Ups

Manda langsung incer Chitato gw


 Kiki bagaikan Raja Minyak dari Medan

Agung tidur aja banyak gaya (-_____-")

 Edodoeeee....Baru juga jalan udah kerokan aja

 Ada kursinya di dalam kapal Pesona Alam

 Barang bawaan untuk kemping

 Baru sampe Pulau Pramuka udah eksis aja

Ribet yaaa bawaannya..

Pulau Pramuka yang menggoda

Perjalanan kami belum selesai sampai sini. Kami tetap  melanjutkan perjalanan menggunakan kapal kecil. Karena tujuan kami bukan Pulau Pramuka melainkan Pulau Semak Daun. Tepat pukul 11.00AM kami tiba di Pulau Semak Daun. Tapi kali ini beda seperti biasanya, Kan biasanya kalo udah sampai tempat tujuan langsung menyantap makan siang. Kalo sekarang ini, sampai Pulau Semak Daun langsung pasang Tenda untuk tempat kami tidur dan setelah itu masak untuk makan siang. Lebih banyak yaaa kegiatannya. Tapi ini seninya Camping. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

 Menuju Dermaga Pulau Semak Daun

 Dermaga Pulau Semak Daun

  Pasir Putih Pulau Semak Daun

 Welcome to Semak Daun

 Semak Daun

Gak Kuat bawa barang alhasil pake gerobak

 Cewe-cewe kece pasang tenda

Cari spot buat tenda

ARJ Adventure tent

 Tenda kami untuk tidur. Setelah 3 kali ngulang

Cape juga abis pasang tenda

Pemandangan dari tenda

Setelah selesai pasang tenda, cewe-cewe masak untuk makan siang. Karena tidak ada yang jualan makanan di Pulau Semak Daun. Tapi waktu masak nasi. Nasinya masih setengah matang. Maklum, mungkin karena kompornya kecil dan tempat untuk menanak nasinya juga kecil. Jadi aja nasi setengah beras. Tapi yah namanya juga laper, habis aja tuh makanannya. DILARANG COMPLAIN!!!!

 Dapur Umum Dadakan

 Makan Ikan Goreng dan Sayur Buncis

 Ini kok pada ngumpul disini yaaa *efek kelaparan*

 Ikan Goreng. Yummieeee....

Mari makan siang

Menu Makan Siang

 Abis Makan, maen air sebentar

 View dari Pulau Semak Daun menuju Dermaga

 Rombongan ARJ Adventure

 Foto bareng chibi-chibi Maruko Chan

Yes I'm Narsis :p

Sudah makan siang, ritual seperti biasanya yaitu snorkeling. Tujuan utama kami yaitu Snorkeling di Pulau Karang Sempit. Tapi sayangnya dipulau ini tidak ada ikannya sama sekali. Jadi kami tidak lama snorkeling disini.

Perjalanan menuju Pulau Karang Sempit

 See....Gak ada ikan sama sekali

 Lagi Fotoin orang. Kena jepret juga

Pindah snorkeling menuju Soft Coral Beach. Di pulau ini banyak sekali ikannya tapi sayangnya Ombaknya besar. Jadi saya gak terlalu lama snorkeling di Soft Coral Beach. Karena pas balik ke kapal, gak sampe-sampe juga menuju kapal karena ombaknya tinggi. Jadi cape juga ya renangnya.

 Kecapean snorkeling, tetep ada yang fotoin

 Ikannya banyak juga di Soft Coral ini

Setelah Snorkeling di Soft Coral Beach

Isengin Agung yang kerjanya tidur mulu

Spot ketiga untuk snorkeling yaitu Pulau Karya. Tapi agak horor ya di Pulau ini. Karena pemandangan di dalam air hanya besi tua dan Bebatuan untuk terumbu karang. Bisa kali disebutnya Pulau Pencari Harta Karun. Abisnya gak ada ikannya tapi banyakan besi tua didalamnya

 Setelah Snorkeling di Pulau Karya

 Leyeh-leyeh di Pulau Karya

 Nyantai dulu di Pulau Karya

Selesai sudah snorkeling ketiga pulau. Lumayan cape juga yah, kalo ada ombaknya juga disalah satu pulau. Saatnya kita leyeh-leyeh di Pulau Air. tadi saya mikirnya disana ada yang jualan cemilan. Ternyata sama sekali tidak ada. Pulau ini bersebelahan dengan pulau lain. Kita bisa saja nyebrang pulau tanpa kapal selama 10 menit saja dengan berenang. Tapi agak horor juga nih Pulau, Karena pulau ini tidak terurus dan tidak berpenghuni. Masih sering banyak burung elang yang berkeliaran. Dan sayangnya lagi, banyak sampah yang nyangkut di ranting pohon. Padahal pulau ini airnya hijau dan bergradasi dengan warna biru.







Baru saja sampai di Pulau Air

Abaikan sepasang kekasih yang ada di belakang saya


Siap bergaya,,,,,

Tooonngggg....Cheeerrrssss

Berkat Tooongg....Cheerrrsss

Berasa di Pulau Pribadi

Airnya makin dalam

Look at the Girls

Indah bukan pemandangannya
Lagi foto Putri Duyung pake baju Orange

Say Cheeerrrssss....

Entah saya lagi mau kejar apaan di Pulau Air ini

Wohoooo...Mas Anang bisa angkat gw



Doohhh...Cakep banget ni Pulau

Oh My Crop....I'm Freeeee

Ladiiieessss....

Dikarenakan cewe-cewe harus mandi dulu setelah snorkeling. Jadi kita mampir sebentar ke Pulau pramuka untuk numpang mandi. Karena di Pulau Semak Daun airnya terbatas. dan kalo mau minta air harus bayar Rp. 5.000 satu dirigen dan kalo kalian mau nge-charge handphone juga ada bayarannya Rp. 2.000. Gak ada yang gratis di Pulau semak Daun, paling klo mau gratis ambil air sumur yang sudah kecampur sama air hujan. Tapi apesnya lagi, pas kita mandi air pun mati disaat yang tidak tepat (baca: badan masih penuh busa). Gak lucukan kalo lagi mandi harus nunggu airnya ke isi. Ternyata bener aja, kita harus pindah ke kamar mandi lain. OMG....dalam keadaan masih licin dan ada busanya, kita pun pindah ke kamar mandi lain -____-". mau tidak mau, ya harus mau. Karena kalo nunggu airnya penuh dari penampungan air. Yang ada lama nunggunya dan keburu kedinginan

Dermaga Pulau Pramuka

Merekalah yang masak makanan malam

Saya dan manda bagian Iris Tomat dan Potong cabe

Ini dia chef ala-ala anak Pantai. masih pake handuk di kepala

Another couple at the beach

Sosis dan ikan bakar


 Duo sipit a.k.a silau kena blitz

 Tidur-tiduran nunggu makan malam

Manda siapin sandwich seadanya buat ganjel perut

Kiki debus balikin ikan pake tangan


Ikannya udah tanning. Bisa kali kita santap


Malam semakin larut, jam pun menunjukkan pukul 23.15 PM. Selesai chit chat, makan malam dan bercanda sebentar, time to sleep. Tapi setelah saya masuk ke dalam tenda, hawa di dalam tenda panas dan pengap. alhasil saya pun memilih untuk tidur di luar tenda. Tapi saya tetap ingin memandang bintang di langit. Saya pun mengajak teman yang lain untuk ke tepi pantai. Beralaskan terpal, pasir yang lembut, deburan ombak dan angin di tepi pantai. Membuat kenikmatan dan keindahan alam semakin sempurna. saya pun tidak bosan melihat bintang yang memenuhi langit. Tapi sayangnya saya tidak bisa mengabadikan moment keindahan bintang di langit. Akhirnya karena gak ada kerjaan juga, kita selfie aja deh.








Ichan kurang kerjaan fotoin kita tidur

Tepat pukul 04.00 AM Ichan membangunkan kami dari tidur. untuk pindah ketengah pulau. Karena anginnya semakin besar. belum lagi hawanya semakin dingin. Dengan mata setengah terbuka, saya pindah tempat untuk tidur. Lagi lagi bukan didalam tenda yang saya pilih untuk dijadikan tempat tidur. Melainkan di luar tenda yang beralaskan terpal. Hanya sejam saya tidur di depan tenda. waktu pun menunjukan pukul 05.15 AM. Tidak sabar saya menuju dermaga Pulau semak daun untuk menyaksikan keindahan alam di pagi hari yaitu Sunrise. 




Back to tent

Muka Bantal

Chef ala-ala anak Pantai beraksi kembali

Paginya agak mendung

Abis liat sunrise, Mari renang di pinggir pantai

Pinggir pantai

Sarapan Ready...Cowo-cowo antri dibelakang saya

Sarapan paginya Mewah pake Spaghetti La Fonte

 Agung, Dian dan Finsa

Wuiihh Finsa kuat juga loh

Cheerleaders anak pantai. Hohoho...

 Katanya di belakang saya ada ikan julung-julung

Taman Bakau dari dalam air

Beberes Tenda dan terpal

Dian lagi chit chat sama Edodoeee

Tetep sadar kamera sebelum pulang

Foto Keluarga di Pulau semak Daun

Sendal gw ilang, jadinya nyeker deh :(

 Ada yang ngelamun, Mainin handphone dan telpon2 nan

Kakinya adem gak kepanasan. hiks..

Selesai sarapan dan renang, saatnya siap-siap prepare menuju Nusa Keramba Beach. Disana ada tempat penangkaran Hiu. Tapi setelah sampai sana, menurut saya sih bukan penangkaran hiu. Karena lebih banyak ikan besar yang gak saya tau apa namanya ketimbang ikan hiu nya. Tapi tempatmya enak juga buat santai siang.

Melewati Penangkaran Ikan Bandeng

kapal bersandar di dermaga Nusa Keramba

Nusa Resto

Taken by Finsa


Penangkaran Ikan Hiu 

Teteplah eksis walopun nyeker dan kepanasan kakinya

Ikan Hiu

Explore Pulau pun selesai sampai disini. Saatnya kita menuju Pulau Pramuka untuk menunggu kapal menuju muara angke. Tepat pukul 12.00 AM kami tiba di Pulau Pramuka. Sesampainya di pulau pramuka, saya bergegas untuk cari sendal jepit. karena cuaca saat itupanas sekali. kaki saya tidak kuat kalo gakpake alas kaki. Akhirnya dapet juga sendal jepit swallow dengan harga Rp. 12.000. Gak masalah kekecilan juga, yang penting kaki aman dari kepanasan.

Kapal Pesona alam telah bersandar di dermaga pulau pramuka. Perjalanan menuju muara angke dimulai pada pukul 13.00 PM. Karena semalem tidurnya kurang nyenyak, jadi selama di kapal saya tidur pulas. Udah gak nyadar banyak yang isengin foto saya lagi tidur. Bahkan teriknya sinar matahari tidak saya hiraukan karena saking ngantuknya. Sesampainya di muara angke pukul 15.30 PM. Setelah itu kami tidak langsung pulang ke rumah masing-masing. Masih ada wisata kulinernya menuju Otak-otak Nyonya ilah a.k.a otak-otaknya Ulfah

 Cuma kak Delly yang sadar kamera

Otak - Otak

Dian dan Edodoeeee

Selesai sudah perjalanan saya selama 2 hari 1 malam di Pulau Semak Daun. Kami pun berpisah di Muara Angke dan kembali ke aktifitas masing-masing. 
Spend your time with new friend, new story and new you :)





2 komentar:

  1. Ikut dong mba Dian, klo ke Pulau Semak Daun lagi.:-)

    BalasHapus
  2. Di p.semak daun ada jaringan kak?
    Bisa sewa tendanya disana aja nggak??

    BalasHapus

Please Comment and Follow ya guys ^.^

FANPAGE FACEBOOK

Twitty

Contact Us


Haloha...Jika kalian menemukan kendala atau masalah dengan Blog Untold Story. Kalian bisa menghubungi kami dengan mengisi Contact Form dibawah ini. Apabila ada sesuatu yang ingin ditanyakan atau ingin bekerja sama dengan kami. Dengan segera mungkin kami akan cepat tanggap dan menyediakan waktu untuk anda. Kami juga menerima kritik dan saran yang membangun agar Blog Untold Story dapat berkembang lebih baik lagi. Terima Kasih 


Name :

Email: *

Message: *



Hubungi Kami :
Nama : Dian Juarsa
Email : dianpjuarsa@gmail.com
Phone : 0813 222 030 93