Senin, 24 Juni 2019

Pasar Senen Blok III Surganya Baju Bekas Murah di Jakarta Pusat


Apa sih yang terbesit dipikiran kalian saat mendengar kata "Pasar Senen"? 

Jujur saya akan berpikir kalau Pasar Senen itu banyak pencopetnya, belum lagi suasananya yang berdesakan dan panas pula sehingga sebelum ke Pasar Senen saya akan menyimpan uang diberbagai kantong dan tidak lupa membawa kipas dora elektronik karena panas.

Begitulah pemikiran saya sebelum menginjakkan kaki di Pasar Senen. Tapi nyatanya, semua pemikiran saya salah besar. Sekarang Pasar Senen memiliki wajah baru karena Pasar ini telihat lebih modern.

Seperti yang kita ketahui bahwa Pasar Senen ini surganya baju bekas murah (second hand). Kalian bisa mencari baju vintage dengan harga yang fantastis murahnya dan pastinya tidak ada di pasaran. 

Belum lagi, apapun yang kalian butuhkan bagi penggemar vintage pun ada banyak disini. Asalkan kalian jeli saat memilah milih baju yang akan kalian beli. Tumpukan baju rumpah ruah di Pasar Senen. Kalian pasti bahagia gitu saat mencari berbagai baju yang kalian butuhkan ada disana.

Harganya pun sangat bersaing disana dan jangan heran kalau banyak pedagang berteriak sambil nyinyir terhadap pembeli.

"Baju murah kaka cuma goceng tapi jangan ditawar lagi"
"Liat-liat aja dulu kaka, gak beli gak apa-apa biar keliatan rame"
"Baju goceng kaka, liat boleh tapi jangan diambil kaka"

Begitulah teriakan penjual yang masih terngiang di kuping saya. Makanya jangan terlalu mikirin apa kata penjualnya yah. Kita fokus aja dalam pencarian harta karun karena tiap tumpukan baju pasti ada saja yang cukup dengan ukuran kita.

PASAR SENEN NYAMAN BANGET

Pasar Senen yang hangus terbakar pada tahun 2014 kini memiliki wajah baru yang dilengkapi dengan standar pembangungan Sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) seperti Fire Spinklers System, Hydrant, CCTV dan eskalator.

Sehingga penjual dan pembeli pun akan terasa lebih aman dan nyaman dengan beragam fasilitas yang telah tersedia, bahkan toilet pun tersedia di tiap dilantai.

Kini Pasar Senen telah resmi dibuka sejak tahun 2018. Akan tetapi, saya baru menjajal Pasar Senen ini tepat pada hari Sabtu, 22 Juni 2019 setiap toko telah dipenuhi oleh pedagang. Tidak ada toko yang kosong, ditiap koridor kami berjalan sudah dipenuhi oleh para pedagang yang menjajakan jualannya.

Baju bekas tergantung rapi di tiap toko

Pasar Senen memiliki 5 lantai dengan berbagai kategori sehingga pembeli tidak perlu pusing mencari kebutuhan yang diinginkan. Adapun kalian harus mengingat apa saja sih yang dijual ditiap lantainya. Perhatikan baik-baik ya gengs :
  • Lantai Dasar/Basement : Pedagang Pasar Traditional (Sembako, Sayur Mayur, Daging dan lain sebagainya)
  • Lantai Satu : Pedagang Jam, Arloji, Kacamata, Emas dan Bahan Pakaian
  • Lantai Dua : Pedagang Alat Kecantikan, Elektronik, Servis Elektronik, Jamu Kemas dan Ekspedisi
  • Lantai Tiga dan Empat : Pedagang Tas, Koper, Baju Bekas ekspor dan Impor
  • Lantai Lima : Parkir dan Musholla

Oiyah teman-teman FYI aja nih, Koridor didekat eskalator di tiap lantai akan tercium bau yang sangat tidak sedap akibat Pasar Tradisional yang letaknya di lantai basement. Jadi jangan lupa bawa masker saja kalau kamu tidak tahan dengan baunya.
Pasar Senen terasa begitu nyaman

TUMPUKAN BAJU CUMA GOCENG

Beragam harga baju dengan harga miring pun ada di Pasar Senen. Tak perlu heran dengan harganya yang masih tetap sama walaupun kini Pasar Senen terlihat lebih modern dari sebelumnya. Harga baju tetap ada dengan harga goceng alias Rp. 5.000 saja.

Setiap tumpukan baju dibandrol Rp. 5.000 tapi berbeda dengan baju yang tergantung di etalase. rata-rata baju tersebut dibandrol dengan harga diatas Rp. 20.000. Walaupun harganya sudah sangat murah pun, kalian tetap masih bisa menawarnya gengs. Duh emang harus bisa jadi emak-emak super tega yah.

Banyak pilihan baju murah


Harga spesial di tumpukan baju

Jujur, Selama saya belanja disana tidak ada tawar menawar karena memang harganya sudah sangat murah. Tapi buat yang mau cari pakaian bekas lebih banyak lagi untuk dijual kembali, emang wajib tawar sampe dapet murah deh. 

Setiap tumpukan baju yang tergeletak harus jeli melihatnya yah. jangan harap ada fitting room disana karena bagi kamu yang ingin mencobanya bisa langsung pakai saja. Biasanya pakaian yang saya gunakan saat Thrift Shopping selalu mengunakan kaos ketat dan rok seperempat. 

Biar saat mau mencoba celana bisa langsung pasang saja atau pada saat akan mencoba pakaian pun bisa langsung saya kenakan di tempat. 

Bagi kamu yang alergi debu, wajib kenakan masker yah karena memang di Pasar Senen ini saking banyak tumpukan baju bekas jadi banyak debunya walaupun pasar tersebut sudah ber-AC.

Beragam pilihan shawl yang digantung rapi

Tumpukan Shawl  

Shawl diubah menjadi bandana


Ada lagi nih toko yang menarik perhatian saya yaitu penjual shawl. Tak hanya shawl saja, Ada pula jilbab segiempat yang dijajakan disini. Harganya pun beragam dimulai dari Rp. 10.000 kalian bisa bebas pilih motif apa saja.

Pilih secara seksama, jangan seperti saya yang sudah kalap langsung beli saja tanpa check kondisi baju yang saya ambil. Sesampainya dirumah ternyata baju yang saya beli terdapat noda hitam dibagian bahu. 

Secara kasat mata noda tersebut tidak terlihat karena lampu toko bagian dalam berwarna ungu. Jadi saran saya, jika kamu memilih baju dengan kondisi toko tersebut berlampu ungu, lebih baik keluar sebentar untuk tengok kembali apakah baju yang diambil ada bekas nodanya atau tidak.

Memang Thrift shopping ini diperlukan ketelitian, harus diperhatikan secara seksama dari jahitannya. Apakah ada sobekan dibagian bahannya atau ada jahitan yang rusak sehingga membuat kondisi baju jadi rusak. Bahkan ada pula yang kancingnya menghilang. Itulah seninya Thrift Shopping :)

Nah kamu harus tau terlebih dahulu yah konsekuensinya saat akan melakukan Thrift Shopping. Jangan cuma lihat enaknya saja dapat baju lucu tapi dibutuhkan pula kesabaran dan ketelitiannya juga.

HARUS SIAP BERSAING

Tumpukan baju dengan harga goceng itu lebih nikmat lagi saat pencariannya. Kalian harus siap berdesakan dengan emak-emak yang jauh lebih bringas kawan!!! hahahaa...

Mereka lebih teliti dan cekatan dalam pencarian. Tak hanya itu saja, pencariannya pun dimulai dari tumpukan baju dari bawah, belum lagi penjual seringkali mengaduk tumpukan baju agar tumpukan baju paling bawah bisa berputar kebagian atas.

Sehingga ibu-ibu dan cewe muda yang sedang dalam pencarian baju pun bisa memilih dengan beragam pilihan. Maklum terkadang pembeli tuh suka males pilih baju yang tumpukannya sudah paling bawah. 


Jangan takut bersaing sama emak-emak

Cuma Rp. 25.000 aja kaka

Nah saat proses pengadukan baju, debunya semakin sangaaaarrrrrr. Kalian harus siap tahan nafas atau kalau tidak sudah dipastikan batuk-batuk deh. Makanya jangan sampe lupa bawa masker yah biar tidak kena debu dari tumpukan baju.

Buat yang gak mau ribet ngubek-ngubek baju, Tak perlu khawatir karena masih ada banyak baju yang bergelantungan di etalase. Tapi harganya berbeda, dibandrol mulai dari Rp. 20.000 saja. Silahkan pilih sesuai selera.

PENCARIAN TAS MURAH

Tenyata satu lantai itu tak hanya jual baju bekas saja melainkan ada jual tas juga. Tapi menurut saya untuk harga tasnya masih terbilang mahal. Mereka membandrol harga tas dimulai dari Rp. 20.000 keatas.

Seperti sling bag coklat dibawah ini, dipatok harga Rp. 35.000 sedangkan diluar sana untuk harga sling bag terbaru pun ada yang menjual dengan harga yang sama. kalian bisa cek saja by online di instagram, rata-rata harga sling bag terbaru memang segituan.

Kalian harus tau harga dulu sebelum membeli yah. Makanya teman saya pun kendall a.k.a miss_nidy enggan mengambil tas tersebut karena dia pun tau harga sling bag terbaru di toko luaran sana. Jangan langsung kalap bilang itu murah yah. Kita berdua masih terbilang sangat pemilih saat pencarian. Namanya juga seconhand, yah berarti harus cari yang paling murah sekalian. Hihihii...

Sling bag  tanpa cacat

Tumpukan folding bag, Sling bag dan backpack

Memang tasnya terlihat masih sangat mulus, hanya saja terlihat agak lecek gitu karena ketumpuk tas lainnya. Ditambah lagi pada bagian talinya pun tidak ada cacat sama sekali. Tapi berhubung harganya terbilang mahal, gak jadi diambil deh.

Bahkan untuk folding bag nya pun dipatok harga Rp. 20.000. Hmmmm...Mendingan beli baru aja deh karena harganya juga tidak terlalu jauh kan. Sayangnya untuk bagian tas tidak ada yang lebih murah. Apalagi selama pencarian disana, tidak ada tas vintage yang saya temukan. 

SURGANYA FLANEL MURAH

Bagi pecinta flanel, cuuussss hunting ke Pasar Senen karena tiap kemeja dibandrol Rp. 35.000 paling murah. Tapi kalau flanel yang panjang untuk wanita dibandrol Rp. 65.000. Disini ada banyak motif pilihan dan warna. Dijamin kalian akan pusing memilih kemeja flanel yang akan kalian pakai.

Toko baju khusus Flanel
Flanel Panjang Rp. 65.000

TIPS & TRICK MEMILIH KEMEJA FLANEL

Ada beberapa point yang harus kalian perhatikan dalam pencarian kemeja flanel, yaitu : 

Hal pertama yang harus kamu lihat adalah bahannya. Karena flanel bekas jadi gak menutup kemunkinan kalau tiap kemeja jadi berbulu alias benang-benang kecil banyak mencuat keluar. Saat kamu menemukan kemeja flanel dengan kondisi bahan seperti itu, langsung abaikan saja dan cari yang lain.

Kedua, perhatikan tiap kancing yang ada di kemeja flanel. Terkadang ada saja kemeja flanel yang memiliki warna kancing yang berbeda atau kancingnya hilang. Kalau kamu tidak masalah dengan itu, silahkan ambil kemejanya. Tapi kalau kamu tidak suka dengan kancing yang berbeda atau hilang, lebih baik cari yang lain saja.

Ketiga, Lihat kondisi kemeja flanel yang akan kamu ambil. Apakah ada noda yang tertinggal atau tidak. Perlu diingat, di Pasar Senen ini ada beberapa toko yang memiliki lampu berwarna ungu. Saya tidak mau berburuk sangka, tapi terkadang saat cahaya lampu berwarna ungu maka noda dibaju seakan tak terlihat secara kasat mata. Berhati-hatilah...Lebih baik keluar sebentar untuk melihat cahaya lampu yang normal saat ngecheck kemeja.

Keempat, Semua flanel yang dijual memiliki satu ukuran. Seperti contoh, kemeja flanel yang ada difoto bagian bawah. Ukuran baju yang saya kenakan seharusnya XS. Akan tetapi flanel yang saya pilih memiliki ukuran M. Jadi mau tidak mau ya take it or leave it?. Jadi jangan pernah nanya ada ukuran ini gak? atau ada ukuran lain gak? Jangan pernah lakukan itu saat Thrift Shopping  ya teman.

Kemeja Flanel Rp. 35.000

JAJARAN JEANS MURAH

Jeans bertebaran di Pasar Senen. Ada yang menjualnya dari harga Rp.10.000. Gak kebayang sih yah kok bisa harganya semurah itu. Tapi sayangnya, saya kurang suka pencarian jeans di Pasar Senen karena pastinya tidak ada ukuran saya.

Kebanyakan jeans yang dijajakan memiliki ukuran besar. Makanya saya pun tak perlu mencarinya kembali. Tapi sayang, pencarian celana kulot di Pasar Senen sudh pupus. Tak ada yang jual celana kulot disana. Atau mungkin kaminya saja yang kurang dalam pencarian akibat kelelahan. Hahahhaa...

Maklum dalam sehari kami hunting 2 pasar sekaligus. Paginya kami ke Pasar Baru dan siangnya lanjut ke Pasar Senen. Beruntungnya kedua pasar memiliki kenyamanan yang sama.

Jeans dimulai dari Rp. 10.000 saja

Maafkan kami yang lupa bawa folding bag


Akhirnya kelar sudah keliling Pasar Senen. Pencarian kami pun terasa begitu puas karena harganya yang sangat murah. Saat dalam pencarian apa saja sih yang saya beli? Oke saya jabarkan semuanya yah :
  • Kemeja Garis Vertikal Rp. 5.000
  • Kaos Flower Cream Rp. 5.000
  • Kemeja Krem Rp.25.000
  • Kemeja Flanel Rp. 35.000
  • Shawl Bandana Rp. 10.000
  • TOTAL Rp. 80.000

Kebayang gak sih, segitu banyak mengeluarkan biaya tak lebih dari seratus ribu rupiah. Hasrat belanjaku saat duit sedang menipis pun tak jadi masalah. 

Padahal awal rencana cuma mau temenin temen belanja saja tapi kenyataannya malah sya yang lebih banyak belanjaannya.

Jadi teman-teman kalau mau mulai perjalanan kemanapun gak usah kebanyakan wacana ina ini itu yah. Tar kenyataannya suka berbalik mulu. Udah tau lagi akhir bulan, malah belanjaanya lebih banyak dari teman lainnya (-___-").

Sekian sudah laporan belanjaan saya yang lebih banyak dari temanku. Pasar Senen atau Pasar baru emang racunnya baju bekas yang kece. Jadi kamu harus pintar kontrol diri atau kalau tidak bisa boncos juga, kan kita yang repot. hahahaha...

Cheers,
24 June 2019

7 komentar:

  1. Next time kita ke sini lagi kudu tawar afgan kayaknya. #meditamat :D

    BalasHapus
  2. Kemeja Garis Vertikal Rp. 5.000
    Kaos Flower Cream Rp. 5.000
    Kemeja Krem Rp.25.000
    Kemeja Flanel Rp. 35.000
    Shawl Bandana Rp. 10.000
    TOTAL Rp. 80.000

    Wuiiihhhh... hemaaatttt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jauuuhhhh lebih hemat ya kak. kalau ke mall gak mungkin dapet semuanya dengan harga dibawah seratus ribu rupiah

      Hapus
  3. Cerpen mengenai Pasar Baru nya manaa? #penasaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah ada dong kak http://www.dianjuarsa.com/2019/04/tips-nyaman-belanja-baju-murah-di-pasar.html

      Hapus
  4. Koper ga ada kak? Kalo ada harganya berapaan?

    BalasHapus

Yuk ah komen daripada cuma sebarin Spam

Copyright 2012 Dian Juarsa. Diberdayakan oleh Blogger.