Senin, 25 Maret 2013

Museum Wayang, Museum Bank Indonesia dan Museum seni rupa

Pagi itu tgl 24 Mar 2013 tepatnya pukul 08:00. Kami berencana untuk cari makan sambil jalan-jalan pagi di bunderan HI, karena dihari minggu selalu ada car free day. Entah mengapa tiba-tiba saya bosan dengan suasananya.
Dan akhirnya kami memutuskan untuk jalan asal alias jalan kemana aja sesuka kita. Gak tau kenapa kami langsung masuk ke Monas ( Monumen Nasional ). Tetap dengan rencana awal untuk mencari makan. Sayangnya kami tidak menemukan makanan sesuai selera. Sesampai disana cuma foto-foto aja.
Monas
Karena bosan dan gak tau mau ngapain disana. Kami lanjutkan perjalanan ke Kota tua. Disana banyak museum dan ada beberapa museum yang belum saya kunjungi. Dari pagi sampai sore hanya 3 museum saja yang berhasil kami datangi. Pertama ke Museum Wayang, kedua Museum Bank Indonesia dan Ketiga Museum Art dan Keramik.
 Museum Fatahillah
 Cafe Batavia
 Monument at the square
 Mobil Tua disewa untuk pemotretan
BAR Kota


Saat nya kita menuju museum wayang Indonesia. Disana juga ada pertunjukan wayangnya loh. Tiket masuk kedalam museum Rp. 5000.

 Saya suka motif batiknya
 Silsilah Wayang Purwa
 Wayang-wayang disamping koridor
 Alat musik gamelan
 Boneka dari berbagai mancanegara
 Topeng-topeng didalam museum wayang
 Awal Pertunjukan
 Narsistic isn't crime
 Wayang-wayang yang digunakan untuk pertunjukan
 Penonton Wayang Pendi Hermawan
 Dalang Pendi Hermawan
 Duduk dideretan terdepan
Wayang belum selesai udah kabur

Jual pajangan wayang dipintu exit

Selesai menjelajahi museum wayang Indonesia, kami lanjut ke Museum Bank Indonesia. Saya sangat tertarik di museum ini karena banyak sekali uang kuno dari masa VOC Belanda dulu. Ditambah lagi banyak berita saat masa krismon ( Krisis Moneter ). Nah disini lebih banyak lagi koleksi foto saya selama di museum Bank Indonesia. FYI aja sih, dimuseum Bank Indonesia ini sering untuk tempat pemotretan prewedding dan tidak dipungut biaya untuk tiket masuk gratis. 

 Depan Bank Indonesia
 Pintu masuk Bank Indonesia


 Spot area yang cocok untuk pemotretan

 Ruang tunggu sbelum masuk Museum Bank Indonesia
 Pintu Masuk Museum bank Indonesia
 Tiket masuk GRATIS





 Hanya telpon berwarna Merah saja yang tidak berdering
View ditengah gedung Museum Bank Indonesia

View dari arah sebaliknya

Siluet sebelum pintu keluar

 Koridor Museum Bank Indonesia
 Koridor menuju jalan keluar
 Foto Digital Uang 10.000
 Emas batangan dengan berat 13kg

Bongkahan emas batangan

Mariiii kita menuju Koleksi Numismatik, disana banyak sekali koleksi mata uang dari berbagai negara di jaman dahulu kala. Uang lembarannya aja seperti mata uang di zimbabwe. Pintu masuknya juga dari besi. Dari uang kertas sampai uang logam ada disini semua. Let's check it out...
Pintu masuk menuju Koleksi Numismatik

 Direction koleksi Numismatik
 Koridor didalam Koleksi Numismatik

 5 gulden dari Belanda
 40 Gulden
30 Gulden

 20 Gulden
 100 Gulden
 50.000 rupiah jaman Soeharto

 Mata uang dari Jepang
 Mata uang dari Canada
 5 Sen
 150.000 Rupiah logam
 Ruangan penjualan souvenir
Ruang tunggu sebelum masuk Museum Bank Indonesia

Cuaca panas, es potong pilihan saya

 Yap 2 museum sudah saya datangi, tujuan akhir kali ini ke museum seni rupa dan keramik. Museum ini terdapat lukisan dan keramik. Ada beberapa karya pahatan juga.
Bangunan Museum Seni rupa dan keramik

Fine art & Ceramic Museum

Potret Museum Seni rupa dan Keramik

Perlengkapan untuk melukis

 Tangga menuju pameran lukisan

Dian (Me) dan Sendy

Koleksi lukisan didalam Museum Seni rupa dan Keramik
Museum Fatahillah

 Jembatan Pasar Baroe





 Artist oil colour 

Dan ada berbagai keramik dan pahatan juga di dalam Museum seni Rupa dan Keramik



 Dispenser Keramik



 Pahatan Kayu kuda

 Tempat untuk membuat tembikar
 Koridor dalam Museum Seni Rupa dan Keramik
 Taman bagian tengah dalam Museum seni rupa dan keramik
 Museum Kontemporer Jakarta
Pintu keluar Museum

Selesai semua jelajah museum to museum nya. Lumayan juga waste of my time here. Karena waktu tidak berasa sudah pukul 15:30 sore. Dan semua museum juga sudah tutup. Butuh kesenangan tidak perlu jalan jauh dengan merogoh kocek lebih dalam lagi. lebih baik ketempat baru saja yang belum pernah didatangi. Itu juga udah buat rasa bosan kita hilang kok dengan melihat sesuatu yang baru dan unik.




2 komentar:

  1. Siapa pembuat lukisan jembatan pasar Baroe?

    BalasHapus
  2. Siapa pembuat lukisan jembatan pasar Baroe?

    BalasHapus

Please Comment and Follow ya guys ^.^

Contact Us


Haloha...Jika kalian menemukan kendala atau masalah dengan Blog Untold Story. Kalian bisa menghubungi kami dengan mengisi Contact Form dibawah ini. Apabila ada sesuatu yang ingin ditanyakan atau ingin bekerja sama dengan kami. Dengan segera mungkin kami akan cepat tanggap dan menyediakan waktu untuk anda. Kami juga menerima kritik dan saran yang membangun agar Blog Untold Story dapat berkembang lebih baik lagi. Terima Kasih 


Name :

Email: *

Message: *



Hubungi Kami :
Nama : Dian Juarsa
Email : dianpjuarsa@gmail.com
Phone : 0813 222 030 93

Copyright 2012 Dian Juarsa. Diberdayakan oleh Blogger.