Rabu, 19 Juli 2017

Curug Kondang Wisata Air Terjun yang cocok bagi keluarga


Bagi kamu yang tinggal di Jakarta dan bingung mengajak keluarga untuk berpergian kemana. Ajaklah mereka yang tercinta ketempat yang sejuk dan segar yaitu Bogor!!!. Yaappp Bogor adalah tempat yang sangat tepat untuk menghabiskan weekend kalian bersama keluarga.

Bogor terdapat beberapa gunung seperti Gunung Pancar dan Gunung Bunder (Taman Nasional Gunung Halimun Salak). Tapi kali ini saya mengunjungi Gunung Bunder untuk menghabiskan waktu bersama orang tersayang. 

Di Gunung Bunder ini terdapat salah satu air terjun yang cocok untuk berlibur bersama keluarga yaitu Curug Kondang. Dulunya bernama Curug ngumpet2 namun kini berubah nama menjadi Curug kondang. Curug ini dekat sekali dengan resort ataupun homestay. 

Baca Juga : Curug Balong Endah 

Perjalanan menuju curug ini pun terbilang mulus dan mudah dilalui oleh kendaraan beroda dua ataupun beroda empat. Tapi ada beberapa spot yang akses jalannya kurang bagus. masih benar-benar hancur tapi setidaknya tidak banyak jalanan yang berlubang. Menyusuri Gunung Bunder dari arah Leuwi Liang pun juga termasuk beruntung karena kita bisa menyaksikan begitu indahnya hutan pinus yang berada disekeliling kita. udara segar serta kicauan burung dapat kami dengar sebagai hiburan selama di perjalanan. Memang kondisi jalan tak terlalu bagus tapi setelah melalui belokan yang agak tinggi, kami pun akhirnya bisa bernafas lega karena jalanan yang kami lalui sangatlah mulus. Beberapa kelokan yang dilalui pun dapat berjalan dengan lancar, bahkan kecepatan motor juga bisa lebih dari 40km/jam. Jangan terlalu ngebut juga ya guys karena banyak kendaraan dari lawan arah.

RUTE DARI JAKARTA KE CURUG KONDANG
Untuk menuju Curug kondang dari Jakarta dengan menggunakan kendaraan beroda dua harus melalui jalan Parung, ikuti jalan saja sampai ke jalan raya Bogor setelah itu sebelum masuk daerah warung jambu akan ada perempatan. Kalau ke kiri masuk ke Tol Lingkar Bogor, lurus ke warung jambu. Naahhh kita harus belok kanan kearah Dramaga, Ambil jalan ke kanan melewati underpass ke arah Dramaga. Setelah itu akan ada pertigaan, jangan jalan lurus yah karena akan balik lagi ke Parung, Jadi kalian harus belok kiri ke daerah Taman Yasmin, masih lurus terus setelah itu ada petunjuk jalan ke arah Dramaga masih jalan terus. Setelah itu, kalian akan melihat terminal bubulak disebelah kanan, gak jauh dari terminal akan menemukan pertigaan langsung belok kanan ke arah IPB Dramaga. Nah setelah menemukan IPB Dramaga akan ada pertigaan lagi, belok kiri ya guys lewatin jalan besar yang akan melewati jalan cibanteng setelah itu jalan cibungbulang masih ikuti jalan menuju arah Leuwi Liang. Inget yah jangan belok kemana-mana sampai kalian menemukan petunjuk arah Leuwi Liang belok kiri dan masih jalan terus sampai menemukan Gapura Gunung Bunder (Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Bagi pengunjung yang memasuki kawasan ini akan dikenakan biaya Rp. 12.500/orang.
Gazebo didepan Curug Kondang

Saat menyusuri hutan pinus kami menemukan seorang penjual tahu gejrot dipinggir jalan. Saya pun tertarik untuk membelinya, duduk dibawah pohon pinus dengan pemandangan hutan pinus disekelilingnya memang sangat menyenangkan. Coba bawa perlengkapan piknik pasti seru nih. Nah kalau ajak keluarga kesini, lebih asik bawa makanan dari rumah yah. Seriusan deh, disini kebanyakan jual makanan alakadarnya seperti mie instant, jagung bakar atau minuman hangat. Makanya lebih afdol kan bisa sekalian piknik bareng keluarga dihutan pinus. Asik kan!!

Setelah melewati beberapa curug yang pernah kami sambangi, Akhirnya kami menemukan Curug Kondang dengan posisi jalan yang agak naik sedikit. Memasuki gapura Curug Kondang dikenakan biaya retribusi kembali sebesar Rp. 7.500/orang sudah termasuk biaya parkir
Mohon diperhatikan yah!!

Parkir motor berada didekat Gapura Curug Kondang sedangkan untuk mobil harus parkir diluar Gapura Curug kondang karena gapura masuk curug ini hanya cukup dilalui motor saja. Sesampainya di parkir motor, kami pun bisa berganti pakaian ditoilet yang telah ibu warung sediakan. Kami pun menitip barang bawaan dan juga helm, bayar seikhlasnya guys. Mereka tidak mematok harga untuk biaya penitipan.

Berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang hanya bisa dilalui pejalan kaki sudah tertata rapi dengan susunan batu yang begitu rata untuk dipijak dengan beberapa anak tangga yang harus kami lalui dengan kondisi langit yang agak gelap seperti menandakan akan turun hujan. Kami pun bergegas agar cepat sampai di Curug Kondang, memang saat kesana sudah ada beberapa pengunjung yang telah berdatangan. Saya pikir pasti Curug Kondang sudah sangat ramai dengan pengunjung. Ternyata tepat pukul 11.05 AM suasana Curug Kondang masih sangat sepi. Padahal sudah banyak yang berdatangan loh. Mungkin mereka malas untuk langsung nyebur kedalam air yang sangat jernih dan dingin.

Curug Kondang memiliki ketinggian hingga 45 meter dengan kondisi air yang sangat jernih dan ada penanda tali berwarna kuning yang tidak boleh dilintasi oleh para pengunjung karena berbahaya. Curug Kondang ini memang terlihat sangat tenang dan tak terlihat seperti tempat wisata yang berbahaya. Jangan salah, saat hujan deras kondisi curug ini akan berubah total dari apa yang kamu lihat saat ini. Air curug akan berubah warna kecoklatan dengan deras air yang turun begitu kencangnya disertai beberapa batu yang terjatuh kebawah. Jangan pernah meremehkan tempat wisata yang terlihat aman. Terkadang ada saatnya dimana tempat yang indah ini akan berubah menjadi tempat yang sangat menakutkan.


Ajaklah keluargamu berwisata ke Curug Kondang karena disini banyak sekali anak kecil yang bisa bermain air dipinggir curug. kedalaman air pun beragam jadi masih terbilang aman untuk tempat bermain anak. Tapi ingat, bagi para orang tua yang mengajak anknya bermain air harus ekstra hati-hati, butuh pengawasan agar tidak terlalu bermain ketepian curug yang berada ditengah karena pembatas tersebut keadaanya menurun dan banyak bebatuan.

Sebenarnya tujuan utama kami itu menuju Curug Balong Endah yang letaknya tidak jauh dari Curug Kondang. Tapi karena posisi curugnya diharuskan melewati Curug Kondang. Walhasil kamipun mampir sebentar saja untuk sekedar berfoto sejenak di Curug Kondang. Setelah beberepa menit kami menghabiskan waktu di curug ini, sudah banyak sekali anak kecil yang turun untuk bermain air di Curug Kondang. Saya pun sempat tergoda dengan air yang begitu jernih di curug ini. Tapi sayang perjalanan kami masih cukup lumayan lah agak jauh karena masih harus berjalan kaki sekitar 200meter lagi. Daripada nantinya masuk angin, ada baiknya ke Curug yang lebih jauh dulu aja.


Nah kalau kalian bawa keluarga, Sebenarnya ke Curug Balong Enah juga aman kok untuk wisata keluarga tapi resikonya harus kuat capek aja kalau bawa anak kecil. Karena walaupun jaraknya hanya sekitar 200meter. Perjalanan kami terus menanjak dengan menaiki beberapa anak tangga yang telah tersedia. Mau tahu kelanjutan petualangan kami. Kalian bisa baca disini.

BUDGET ONE DAY TRIP

  1. Bensin Rp. 25.000
  2. Retribusi Gunung Bunder Rp. 12.500
  3. Parkir Motor Gn. Bunder Rp. 5.000
  4. Retribusi Curug Kondang Rp. 10.000
  5. Parkir Curug Kondang Rp. 5.000
  6. Retribusi Curug Balong Endah Rp. 7.500
  7. Penitipan Helm dan tas Rp. 5.000
  8. Toilet Rp. 4.000
Cheers,
Dian Juarsa
15 July 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please Comment and Follow ya guys ^.^

FANPAGE FACEBOOK

Twitty

Contact Us


Haloha...Jika kalian menemukan kendala atau masalah dengan Blog Untold Story. Kalian bisa menghubungi kami dengan mengisi Contact Form dibawah ini. Apabila ada sesuatu yang ingin ditanyakan atau ingin bekerja sama dengan kami. Dengan segera mungkin kami akan cepat tanggap dan menyediakan waktu untuk anda. Kami juga menerima kritik dan saran yang membangun agar Blog Untold Story dapat berkembang lebih baik lagi. Terima Kasih 


Name :

Email: *

Message: *



Hubungi Kami :
Nama : Dian Juarsa
Email : dianpjuarsa@gmail.com
Phone : 0813 222 030 93